Jakarta — AIESEC in UIN Jakarta mengajak Exchange Participants (EPs) dan Local Volunteers (LVs) mengenal Jakarta melalui pengalaman langsung dalam kegiatan Jakarta 101 yang berlangsung di Grand Indonesia dan kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada 20 Juli 2026. Tidak sekadar berkunjung ke sejumlah destinasi, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengamati keberagaman budaya, mencoba transportasi publik, serta melihat bagaimana masyarakat memanfaatkan ruang publik di tengah kehidupan urban Jakarta.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan registrasi, penjelasan agenda, serta check-in yang mengajak peserta membagikan perspektif secara ringan. Setelah melakukan roll dance bersama, peserta memulai perjalanan menuju Galeri Indonesia Kaya melalui sesi Destination Reached: Indonesia Kaya.

Di Galeri Indonesia Kaya, peserta mengeksplorasi berbagai instalasi interaktif yang menampilkan kekayaan budaya Indonesia. Mereka dapat melihat representasi pakaian tradisional, tarian, kuliner, satwa, hingga pertunjukan melalui proyeksi digital. Pengalaman tersebut memberikan gambaran mengenai keberagaman Indonesia dalam format yang lebih interaktif sekaligus memungkinkan peserta internasional mengenal berbagai unsur budaya secara langsung.

Bagi peserta dalam program pertukaran, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk memahami Indonesia melalui lebih dari sekadar informasi. Interaksi dengan representasi budaya dan aktivitas eksplorasi membuat proses pengenalan budaya berlangsung secara lebih personal.

AIESEC in UIN Jakarta Ajak Exchange Participants Menyusuri Jakarta melalui Pengalaman Budaya dan Ruang Publik
AIESEC in UIN Jakarta Ajak Exchange Participants Menyusuri Jakarta melalui Pengalaman Budaya dan Ruang Publik — AIESEC in UIN Jakarta

“Buat saya, bagian yang menarik adalah melihat bagaimana budaya Indonesia bisa ditampilkan dengan cara yang modern dan interaktif. Jadi, saya bisa mengenal banyak hal dalam satu tempat tanpa hanya melihatnya sebagai informasi, tetapi juga mengalaminya secara langsung,” ujar Yuxuan, salah satu Exchange Participant.

Setelah menikmati waktu istirahat, perjalanan berlanjut menggunakan TransJakarta menuju kawasan Gelora Bung Karno. Perjalanan dengan transportasi publik menjadi bagian tersendiri dari pengalaman Jakarta 101. Peserta tidak hanya berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain, tetapi juga merasakan salah satu moda transportasi yang menjadi bagian dari mobilitas masyarakat di Jakarta.

Setibanya di GBK, peserta mengikuti briefing singkat sebelum melakukan eksplorasi bersama kelompok. Perjalanan mencakup beberapa area, seperti Hutan Kota GBK, Istora Senayan, Taman Kota GBK, hingga kawasan Softball Stadium. Peserta melakukan pengamatan, mendokumentasikan pengalaman, dan berdiskusi mengenai hal-hal yang mereka temukan selama perjalanan.

Eksplorasi tersebut memperlihatkan sisi Jakarta yang berbeda dari kawasan komersial sebelumnya. Jika Galeri Indonesia Kaya memperkenalkan kekayaan budaya melalui instalasi dan media interaktif, kawasan GBK memberikan pengalaman mengenai ruang publik, aktivitas masyarakat, serta lingkungan perkotaan yang menjadi bagian dari keseharian Jakarta.

“Menurutku, perjalanan dari satu tempat ke tempat lain justru membuat kegiatan ini terasa seperti mengenal Jakarta secara langsung. Kami bisa melihat perbedaan suasana antara tempat budaya, transportasi publik, dan ruang terbuka yang digunakan masyarakat,” ujar Naura, salah satu peserta kegiatan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Softball Park Discovery, yang menjadi bagian akhir dari eksplorasi. Peserta melakukan observasi dan dokumentasi sebelum mengikuti refleksi singkat mengenai perjalanan yang telah dilakukan. Rangkaian ditutup dengan sesi feedback, check-out, dan foto bersama.

Melalui Jakarta 101, AIESEC in UIN Jakarta menghadirkan pengalaman pengenalan kota yang memadukan budaya, mobilitas, dan ruang publik. Bagi peserta internasional, perjalanan ini menjadi kesempatan untuk melihat Jakarta dari berbagai sisi sekaligus memahami bahwa pengalaman pertukaran budaya dapat berlangsung melalui hal-hal sederhana: mengamati lingkungan, menggunakan transportasi bersama masyarakat, dan berinteraksi dengan ruang yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.